Kebutuhan orang lanjut usia adalah makanan yang cukup dan sehat,pakaian, dan kelengkapannya, perumahan atau tempat tinggal atau tempat berteduh, perawatan dan pengawasan kesehatan,bantuan hukum dan teknis praktis sehari hari, transportasi umum bagi lansia yang mobilisasi nya masih tinggi, kunjungan teman bicara, rekreasi dan hiburan (fisik,psikis,atau mental) rasa aman,nyaman,dan tenteram,bantuan alat alat pamcaindera,(kacamata,hearing-aid,tongkat dan sebagainya) beserta kesinambungan dana,bantuan, fasilitas yang diterima.Yang terpenting adalah mendapat cukup perhatian dan diorangkan
Pada tahun 2020, Indonesia akan memiliki jumlah lansia terbanyak keempat didunia setelah China,India dan AS. Demensia merupakan salah satu faktor risiko utama dari epilepsi late onset. Derajat demensia (ringan,sedang,berat) dapat diukur dengan Clinical Dementia Rating) (CDR) Scale. Dementia Alzheimer pertama kali dideskripsikan pada tahun 1907 oleh Alois Alzheimer pertama kali dideskripsikan pada tahun 1907 oleh Alois Alzheimer, Psikiater dan Munich Jerman.Pada demensia alzheimer,ada yang disebut "varian Alzheimer biparietal"
Sekitar 5-8% penderita alzheimer mengalami depresi dengan insomnia (sulit tidur) atau anoreksia (hilangnya selera makan). Ini tidak berhubungan dengan tingkat keparahan Alzheimer. Diagnosis pasti Alzheimer hanya mungkin setelah meninggal dunia, berdasarkan akumulasi amiloid ekstraseluler dan intraneuronal neurofibrillary tangles.
Skor iskemik Hachinski bermanfaat untuk membedakan demensia Alzheimer dengan demensia vaskuler. Bila skor lebih kecil atau sama dengan 4, berarti demensia Alzheimer. Bila skor lebih besar atau sama dengan 7, berarti demensia vaskuler.
Beberapa alternatif sebelum menegakkan diagnosis Dementia yang perlu dipertimbangkan adalah delirium,depresi, obstructive sleep apnoea syndrome (OSAS),dan epilepsi temporal lobe. Sementara itu, demensia Alzheimer perlu dibedakan dengan demensia vaskuler, demensia dengan Lewy bodies, demenisa lobus frontal, dan pseudodemensia (depresi).
Cara praktis membedakan depresi dengan demensia adalah pada depresi terdapat cemas, konsentrasi terganggu,dan orientasi normal. Pada demensia dan tidak ada atau sedikit gejala depresi,daya ingat sekarang terganggu,dan orientasi terganggu

