Dulu ada kalimat namanya posisi uenak atau posisi enak. Aku menggambarkan posisi uenak ini seperti saat aku tidur di kamarku yg sangat familiar, tidur diatas kasur yg empuk, dengan udara sejuk yg berhembus dari ac, dan dikelilingi oleh barang – barang yg aku susun rapih. Makanya ketika aku harus bangun pagi untuk memulai kegiatan rasanya sedikit kurang rela, harus lepas dari kasur atau kamar sebagai zona nyamanku.

Tapi, apa sih sebenernya zona nyaman itu?

Zona nyaman adalah tempat di mana kita merasa aman dan tenang, tanpa beban stres. Di sanalah kita bisa menjadi diri sendiri sepenuhnya tanpa merasa terancam. Itu adalah ruang aman kita

Lalu bagaimana dengan kalimat, zona nyaman akan membunuhmu? Apakah zona nyaman benar berbahaya?

Sebenernya, ada pro dan kontranya mengenai zona nyaman ini. Menurut Walden University, berikut pro dan kontra zona nyaman :

Pro dari zona nyaman :

  • Hasil yg baik : Zona nyaman bisa memberikan hasil yg memuaskan karena kita sudah terbiasa mengerjakannya dalam rutinitas.
  • Percaya diri: Karena kita familiar dengan situasi yg akan dihadapi, kita menjadi yakin pada diri sendiri bisa mencapai tujuan dengan baik.
  • Meminimalkan risiko: Kebiasaan membuat kita mengetahui resiko yg akan terjadi, dan kita juga bisa meminimalkan resiko – resiko yg akan terjadi.
  • Memulihkan energi: Kembali ke zona nyaman setelah menghadapi situasi yang tidak familiar bisa memulihkan energi dan menata kembali kondisi psikologis kita.
  • Hemat energi : Kemudahan dalam tugas atau aktivitas rutin memungkinkan kita menyelesaikannya dengan cepat, sehingga kita bisa menyiapkan dii untuk tantangan lain.

Kontra bertahan di zona nyaman :

  • Menghambat diri sendiri: Dengan kita terus berada di zona nyaman tanpa ada tantangan baru, kita tidak mengetahui potensi diri yg sesungguhnya.
  • Tanpa risiko, tanpa hasil: Mungkin ini adalah ungkapan yang sudah familiar, karena : "Tidak berani mencoba, tidak akan mendapatkan hasil."
  • Tidak mempelajari keterampilan baru: Dengan mengambil risiko, kita melatih keterampilan baru dan menghabiskan waktu untuk memperbaiki kesalahan yg kita lakukan.
  • Melewatkan kesempatan untuk memperbesar zona nyaman Anda: Salah satu alasan paling menarik untuk mendorong diri ke luar dari batas-batas biasanya adalah untuk memperluas zona nyaman Anda. Ketika kita berani mengambil risiko, merangkul ketidaknyamanan dan keraguan, lalu berhasil, kita tidak hanya meningkatkan kemampuan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri. Semakin sering Anda mencoba aktivitas yang menantang, semakin normal tugas-tugas tersebut, sehingga memperluas zona nyaman Anda ke dimensi yang lebih besar dan lebih besar lagi.

Bagi kamu yg mau keluar dari zona nyaman, berikut sedikit tips :

ü  Mulai dari hal kecil

Penelitian Harvard menunjukkan bahwa memecah tujuan Anda menjadi langkah-langkah kecil setiap hari adalah cara termudah untuk mencapai kesuksesan besar tersebut.

ü  Penasaran atau Ingin Tau

Memiliki rasa ingin tahu memungkinkan Anda untuk melepaskan diri dari batasan zona nyaman Anda, yang pada akhirnya membawa Anda pada kesuksesan yang lebih besar dan pengalaman hidup yang lebih memuaskan.

ü  Melakukan hal yg di takutkan

Entah itu pergi ke restoran sendiri, atau sekadar menyapa seseorang di jalan untuk tanya alamat, berusahalah untuk melakukannya setiap hari, dengan keyakinan bahwa itu akan menjadi langkah menuju penaklukan ketakutan dan pencapaian tujuan sukses Anda.

Penulis              : Prasasti Lhuky Tiarani

Sumber            :

Butler, K. (2023). *he Comfort Zone.* New York: Hay House.

Kaplan, E. (2017, March 31). *How to Destroy Your Comfort Zone and Improve Your Life: A Science-Backed Guide*. Retrieved from Medium: https://medium.com/thrive-global/a-science-backed-guide-to-getting-out-of-your-comfort-zone-41c2c87b3fce